Annissa 34.
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
[289]. Maksudnya: Tidak berlaku curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya.
[290]. Maksudnya: Allah telah mewajibkan kepada suami untuk mempergauli isterinya dengan baik.
[291]. Nusyuz: yaitu meninggalkan kewajiban bersuami isteri. Nusyuz dari pihak isteri seperti meninggalkan rumah tanpa izin suaminya.
[292]. Maksudnya: untuk memberi pelajaran kepada isteri yang dikhawatirkan pembangkangannya haruslah mula-mula diberi nasehat, bila nasehat tidak bermanfaat barulah dipisahkan dari tempat tidur mereka, bila tidak bermanfaat juga barulah dibolehkan memukul mereka dengan pukulan yang tidak meninggalkan bekas. Bila cara pertama telah ada manfaatnya janganlah dijalankan cara yang lain dan seterusnya.
Hendaknya istri menyadari bahwa hak ( kedudukan ) suami setingkat lebih tinggi daripada istri.
Menyerahkan dirinya, tidak keluar rumah kecuali dengan ijinnya, tinggal di tempat kediaman yang disediakan suaminya, menggauli suami dengan sebaik-baiknya (Al Ghazali).
Selalu memenuhi hajat biologis suaminya, walaupun sedang sedang sibuk.(Nasa'i, Muttafaqun Alaih).
Apabila istri menolak untuk digauli, maka penduduk langit akan melaknatnya hingga suami meridhoinya.(Muslim).
Mendahulukan hak suami atas orang tuanya. Allah mengampuni dosa-dosa istri yang mendahulukan hak suaminya daripada hak orang tuanya.(Tirmidzi)'
Berupaya selalu mendapat ridho suami. Istri yang meninggal dunia dalam ridho suami akan masuk surga.(Ibnu Majah, Tirmidzi).
Selalu menaati suaminya dalam setiap keadaan. Rasulullah saw. bersabda,"Seandainya dibolehkan sujud sesama manusia, maka akan kuperintahkan istri bersujud kepada suaminya."(Tirmidzi).
Menjaga harta suaminya sebagai amanah dengan sebaik-baiknya.(Thabrani).
Senantiasa membuat dirinya selalu menarik dihadapan suami,sehingga dalam setiap keadaan suami senang memandangnya.(Thabrani). ).
Menjaga kehormatan suaminya baik dihadapannya atau dibelakangnya ( pada saat suami tidak disisinya ). (An Nisa':34)
Berkabung atas kematian suaminya selama empat bulan sepuluh hari (Muttafaqun Alaih).
"Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan isteri-isteri (hendaklah para isteri itu) menangguhkan dirinya (ber'iddah) empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah habis 'iddahnya, maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka[147] menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu perbuat."
[147]. Berhias, atau bepergian, atau menerima pinangan.
ISTRI SHOLEHAH
1. Apabila’ seorang istri, menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramddhan, memelihara kemaluannya, dan mentaati suaminya, niscaya Allah swt. akan memasukkannya ke dalam surga. (Ibnu Hibban)
2. Istri sholehah itu lebih sering berada di dalam rumahnya, dan sangat jarang ke luar rumah. (Al-Ahzab : 33)
dan hendaklah kamu tetap di rumahmu[1215] dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu[1216] dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait[1217] dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
[1215]. Maksudnya: Isteri-isteri Rasul agar tetap di rumah dan ke luar rumah bila ada keperluan yang dibenarkan oleh syara'. Perintah ini juga meliputi segenap mukminat.
[1216]. Yang dimaksud Jahiliyah yang dahulu ialah Jahiliah kekafiran yang terdapat sebelum Nabi Muhammad s.a.w. Dan yang dimaksud Jahiliyah sekarang ialah Jahiliyah kemaksiatan, yang terjadi sesudah datangnya Islam.
[1217]. Ahlul bait di sini, yaitu keluarga rumah tangga Rasulullah s.a.w.
3. Istri sebaiknya melaksanakan shalat lima waktu di dalam rumahnya. Sehingga terjaga dari fitnah. Shalatnya seorang wanita di rumahnya lebih utama daripada shalat di masjid, dan shalatnya wanita di kamarnya lebih utama daripada shalat di dalam rumahnya. (lbnu Hibban)
4. Hendaknya menjadikan istri-istri Rasulullah saw. sebagai tauladan utama.